Pendidikan jasmani merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang direncanakan secara sistematik bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan individu secara organik, neuromuskuler, perceptual, kognitif, dan emosional, dalam kerangka system pendidikan nasional. (Depdiknas, 2003)
Selama ini dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (Penjasorkes) proses pembelajaran terkesan "monoton", jadi hanya guru sebagai pusat pembelajaran (Teacher Center) sehingga tidak jarang siswa merasa bosan dengan proses pembelajaran yang diberikan. Padahal banyak model pembelajaran yang lebih "tepat" dan "menarik" yang dapat diterapkan sehingga dapat memancing rasa keingintahuan siswa serta lebih melibatkan siswa untuk lebih aktif dalam mengikuti prose pembelajaran. Salah satunya dengan Kontekstual Learning, jadi....... (Lho..Lho... kok jd melebar gini ya??? Padahal temanya kan teknologi pembelajaran....) 

Hehehe... Ok..Ok... Intinya, kita juga dapat memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran dalam melakukan proses pembelajaran Penjas. Diantaranya menggunakan media "POSTER" dan "VIDEO TUTORIAL". Akan tetapi, dalam pembuatan media pembelajaran tersebut juga harus mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya adalah :




